+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Kabar UBB

Universitas Bangka Belitung
12 Oktober 2023 | 14:04:24 WIB


UKM Kompas UBB Kembangkan Potensi Seni dan Budaya Lokal di Masyarakat Adat Mapur Dusun Air Abik


Air Abik, UBB-- Dalam upaya mengembangkan potensi seni dan budaya lokal masyarakat Adat Mapur, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KOMPAS Universitas Bangka Belitung (UBB) hadir melalui kegiatan proyek kemanusiaan, yaitu PPK ORMAWA untuk membantu memberikan solusi bagi permasalahan masyarakat Adat Mapur di Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda.

Sebagai fasilitator UKM Kompas Gigih Ibnu Prayoga menyampaikan, tujuan kegiatan PPK ORMAWA yaitu untuk meningkatkan antusias dan kreativitas masyarakat dalam mempertahakan kesenian dan kebudayaan masyarakat adat mapur.

“Hasil karya seni dan budaya yang dikembangkan seperti anyaman sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat dalam upaya memperkenalkan karya seni berupa kerajinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” sebutnya.

Lebih lanjut, menurutnya beberapa pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan ialah, persiapan dan pendampingan pembuatan karya seni kerajinan anyaman seperti sosialisasi pembuatan nomor induk berusaha dan pendaftaran merk; pembuatan website dan akun media sosial; pendampingan pembentukan tim kreatif dalam mengelola website dan akun media sosial; serta pembuatan flyer katalog hasil karya seni kerajinan masyarakat Adat Mapur.

“Program yang telah dilaksanakan mempunyai potensi keberlanjutan yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan Dusun Air Abik sudah banyak mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, baik dari akademisi, instansi pemerintahan, komunitas lokal dan nasional, serta dari perusahaaan-perusahaan. Kolaborasi dan kerjasama dari berbagai pihak ini dapat mendorong kesejahteraan sekaligus mempertahankan budaya masyarakat Adat Mapur nantinya,” ujarnya.

Dijelaskan, proyek kemanusiaan merupakan salah satu dari 8 bentuk kegiatan pembelajaran Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Bentuk Kegiatan Pembelajaran proyek kemanusiaan melatih mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian dan kepekaan sosial melalui kegiatan yang bersifat terprogram dan melembaga.

Proyek Kemanusiaan memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengembangkan kegiatan kemanusiaan secara mandiri yang dibuktikan dengan proposal dan laporan kegiatan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dapat menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah, yayasan, organisasi kemanusiaan, maupun komunitas masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.

Tujuan dari pembelajaran proyek kemanusiaan adalah meningkatkan kepedulian dan kepekaan sosial mahasiswa, serta mampu memberikan solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat sesuai bidang keahlian dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan menjalankan tugas berdasarkan Pancasila. (Tim PPK Ormawa UKM Kompas)
 



UBB Perspectives

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi